Bahan Renungan Yang Pas Buat Muhasabah
Ketauhilah...
Hidup itu Seperti uap, yang sebentar saja kelihatan .....lalu lenyap.
Ketika orang memuji "Milikku", aku berkata bahwa ini "Hanya Titipan" saja.
Bahwa Mobilku hanyalah Titipan-Nya
Bahwa Rumahku hanyalahTitipan-Nya
Bahwa Hartaku hanyalah Titipan-Nya
Bahwa Putra/Putriku Hanyalah Titipan-Nya
Bahwa Pangkat dan Jabatan Hanyalah Titipan-Nya.
Mengapa Kita tidak pernah bertanya..? Mengapa Allah menitipkannya kepadaku...?
lha..terus kalau itu semua bukan milikku, apa yang harus kuperbuat dan kulakukan untuk milik-Nya ini ?
Mengapa hati kita justru teras berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya.
Malah ketika diminta/diambil kembali, disebut itu sebagai musibah, disebut itu sebagai ujian, disebut itu sebagai Petaka bahkan dianggap sebagai Derita.
Kehendak-Mu adalah yang terbaik bagiku.Ketika aku ingin hidup kaya, aku lupa bahwa hidup itu sendiri adalah sebuah kekayaan. Ketika aku merasa berat untuk memberi, sering aku lupa bahwa semua yang kumiliki adalah Pemberian-Nya. Saudaraku...ternyata hidup ini sangat indah ketika kita selalu bersyukur kepada-Nya. Bukan karena hari ini Indah kita bahagia, tetapi karena kita Bahagia maka hari ini menjadi Indah. Bukan karena mudah kita yakin bisa, tetapi karena kita yakin bisa semuanya menjadi Mudah. Bukan karena semua baik kita tersenyum, tetapi karena kita tersenyum maka semua akan menjadi Baik.
by. Person Osis
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
PRESTASI DI MASA PANDEMI 2021
Kondisi Di saat Pandemi Tidak menyurutkan Semangat Untuk terus Berkreasi dan Berprestasi. SMP Negeri 2 Prigen di Awal Tahun 2021 telah banyak mengukir Prestasi di tingkat Kabupaten/Kota
WORKSHOP MS. OFFICE 365
Dalam Menghadapi suasana Pandemi covid-19, sekolah belum diperbolehkan untuk melakukan kegiatan pembelajaran secara tatap muka, pemerintah dalam hal ini melalui Mendiknas mengatakan bah
Bagaimana Sikap Kita Terhadap Anak...?
Sebuah pemikiran yang menginspirasi buat kita sebagai Orang tua/Guru yang patut untuk dijadikan bahan perenungan/Instrospeksi. Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki Jik
Guru Idaman
Menjadi seorang Guru di era sekarang selalu dituntut untuk melakukan inovasi, baik dalam hal pedagogik, kompetensi sosial,kompetensi Kepribadian dan kompetensi profesionalnya. Apalagi k
